Review Album Terbaru Avenged Sevenfold, “The Stage”

Via: http://www.rollingstone.com/

Kordspirasi.com – Tidak setiap musisi atau penyanyi yang sukses dengan setiap albumnya. Namun tidak bagi salah satu band Heavy Metal terbesar abad ini, Avenged Sevenfold. Setelah sukses dengan dua albumnya yang terakhir yaitu “Hail To The King” tahun 2013 dan “Nightmare” tahun 2010, yang berhasil menduduki puncak di chart album Billboard, beberapa hari yang lalu, mereka kembali mengeluarkan album “The Stage“. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi fans Avenged Sevenfold.

The Stage album, via: http://avengedsevenfold.com/
The Stage album, via: http://avengedsevenfold.com/

Lalu, apakah album tersebut akan sesukses album-album Avenged Sevenfold sebelumnya? Seperti yang banyak diberitakan bahwa album ini rilis lebih awal dari yang diperkirakan. Setelah sebelumnya telah beredar banyak isu terutama dari label sebelumnya yaitu Warner Bros dan postingan palsu dari akun instagram Chris Jericho tentang album Avenged Sevenfold yang baru akan dirilis bulan desember mendatang. Kemudian belum lama ini mereka telah resmi merilis single “The Stage“. Selang beberapa minggu setelah dirilisnya single “The Stage” tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2016 kemarin Avenged Sevenfold resmi merilis album yang diberi nama “The Stage” dan merupakan album pertama dengan label Capitol Records.

Dalam album “The Stage” terdapat 11 lagu yang tidak lebih dari 75 menit. Album ini juga menjadi pengobat rindu para penggemar Avenged Sevenfold di seluruh dunia. Dan yang perlu diketahui bahwa ini adalah album pertama Avenged Sevenfold bersama drummer baru mereka, Brooks Wackerman, mantan drummer band Bad Religion yang menggantikan drummer Avenged Sevenfold sebelumnya, Arin Illejay. Dalam album ini banyak yang bilang bahwa drummer baru mereka melakukan tugasnya dengan baik. Memang bisa dilihat dari materi drum-nya pada setiap lagu baru mereka yang sangat menarik. Permainan drum yang lebih variatif dibanding dua album terakhir. Konsep album baru ini juga terlihat sangat ambisius dan bakal mengingatkan kembali pada album-album awal Avenged Sevenfold.

God Damn” adalah lagu terpendek dan terlihat paling mudah untuk di-cover dalam album ini. Seperti kebanyakan lagu Avenged Sevenfold sebelumnya, maka lagu ini diperkirakan akan menjadi lagu yang bakal banyak di-cover. Dan tentu saja, kita disuguhkan solo gitar menarik ciri khas Avenged Sevenfold, terutama pada lagu “Creating God“. Dalam album ini jelas, para penggemar akan teringat kembali harmonisasi gitar antara Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang beberapa album terakhir sempat berkurang. Sebagai pemanis, di album ini juga ada lagu-lagu dengan unsur ballad seperti “Angels” dan “Roman Sky“. Dalam lagu ini, para pendengar akan disajikan suasana yang sinematik seperti melihat film dalam sebuah lagu. Dan sebagai penutupan, album ini ditutup dengan lagu berdurasi hampir 16 menit dengan lagu “Exist“. Meski durasinya sangat panjang, lagu ini menunjukkan atraksi skill diantara para personil. Tidak hanya solo yang menonjol, disini skill drum juga diperlihatkan. Dan masih sama dengan kebanyak lagu Avenged Sevenfold yang lainnya, memiliki chorus yang enak dinikmati.

Setelah bekerja dengan Mike Elizondo pada dua album terakhir mereka, kali ini Avenged Sevenfold bekerja sama dengan Joe Baressi. Sebelumnya ia juga sudah bekerja sama dengan Wackerman, sebagai produser dari Bad Religion untuk beberapa album. Hasilnya bisa terlihat di album ini lebih berisi dan dinamis. Secara keseluruhan album “The Stage” ingin mengajak para penggemar untuk menuju ke dalam wilayah baru musik Avenged Sevenfold. Meskipun demikian masih mempertahankan identitas Avenged Sevenfold selama ini.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY