6 Musisi Dunia yang Menjadi Aktivis Sosial

Via: http://abcnews.go.com/

Kordspirasi.com – Siapapun yang hidup di dunia tidak akan ada yang tahu apa yang akan terjadi dalam hidup seseorang. Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi di hari esok. Namun jika sebuah momen dalam hidup menjadi alasan seseorang ingin menjadi lebih berguna bagi orang lain, maka hal tersebut patut diapresiasi. Sama halnya dengan 6 musisi berikut ini, mereka mendedikasikan hidupnya menjadi aktivis kesehatan setelah didiagnosa menderita penyakit tertentu.

1. Jess Glynne

Jess Glynne adalah seorang penyanyi yang peduli dengan para penderita kanker, via: http://muzul.com/
Jess Glynne adalah seorang penyanyi yang peduli dengan para penderita kanker, via: http://muzul.com/

Penyanyi terkenal asal Inggris, Jess Glynne melakukan aksi sosial di acara #HoldMyHandForHope, yang digelar di Indonesia tahun lalu. Kegiatan tersebut diadakan untuk memberikan dukungan bagi para penderita kanker, terutama anak-anak penderita kanker. Jess memang seorang penyanyi yang peduli dengan para penderita kanker. Bahkan ia juga sering terlihat kegiatan sosial. Ia juga membuatkan sebuah lagu untuk mereka berjudul “Hold My Hand.”

2. Mike McCready

Mike McCready memutuskan menjadi aktivis kesehatan khusus penyakit crohn, via: http://www.alternativenation.net/
Mike McCready memutuskan menjadi aktivis kesehatan khusus penyakit crohn, via: http://www.alternativenation.net/

Pada 1987, gitaris Pearl Jam ini didiagnosis menderita penyakit crohn, yaitu terjadinya peradangan pada lapisan saluran pencernaan seseorang. Akibatnya, pasien dengan penyakit ini sering menderita sakit perut, diare berat, dan kekurangan gizi. Setelah bertahun-tahun kesuksesan bermusiknya, ia merasa belum berbuat banyak bagi orang lain, dan pada akhirnya Mike memutuskan menjadi aktivis kesehatan khusus penyakit crohn.

3. Tamia

Tamia menjadi aktivis yang menyebarkan kesadaran akan multiple sclerosis, via: http://www.billboard.com/
Tamia menjadi aktivis yang menyebarkan kesadaran akan multiple sclerosis, via: http://www.billboard.com/

Penyanyi R & B yang terkenal dengan lagu berjudul “Officially Missing You” ini didiagnosis mengidap penyakit multiple sclerosis pada tahun 2003. Penyakit ini terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf dalam otak dan saraf tulang belakang. Awalnya, ia terpuruk dan menyembunyikan penyakitnya dari publik, tapi setelah belajar lebih banyak tentang penyakit ini, ia justru terinspirasi untuk menjadi aktivis yang menyebarkan kesadaran akan multiple sclerosis.

4. Toni Braxton

Braxton menjadi advokat aktif di organisasi Lupus LA, via: http://richestcelebrities.org/
Braxton menjadi advokat aktif di organisasi Lupus LA, via: http://richestcelebrities.org/

Pada tahun 2010, melalui CBS News, pemenang penyanyi dan penulis lagu di ajang Grammy Award ini mengungkapkan perjuangannya dengan lupus. Lupus adalah penyakit inflamasi kronis yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang keliru sehingga mulai menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Braxton sendiri didiagnosis lupus setelah terjadi peradangan jaringan otot jantungnya. Sejak itu, Braxton menjadi advokat aktif di organisasi Lupus LA, untuk orang yang sedang berjuang dengan lupus. Bahkan ia memperoleh penghargaan dari kegiatan tersebut.

5. Harry Belafonte

Belafonte mendedikasikan dirinya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker prostat, via: http://www.billboard.com/
Belafonte mendedikasikan dirinya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker prostat, via: http://www.billboard.com/

Musisi keturunan Amerika-Jamaika yang dijuluki “raja musik kalipso” ini didiagnosis dengan kanker prostat pada tahun 1996 ketika ia berusia 69 tahun. Sejak pengobatannya, Belafonte mendedikasikan dirinya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertolongan medis jika terserang kanker prostat.

6. Melissa Etheridge

Melissa Etheridge menulis lagu tentang pengalamannya melawan kanker payudara berjudul "I Run For Life", via: http://www.musictimes.com/
Melissa Etheridge menulis lagu tentang pengalamannya melawan kanker payudara berjudul “I Run For Life”, via: http://www.musictimes.com/

Rocker wanita ini didiagnosis kanker payudara pada tahun 2004, dan saat tampil di Grammy tahun berikutnya, ia memilih tanpa wig untuk menutupi kebotakan akibat kemoterapi yang dijalaninya. Etheridge mengatakan bahwa itu didedikasikan untuk para penderita kanker. Ia juga telah menulis lagu tentang pengalamannya melawan kanker payudara berjudul “I Run For Life” dan telah menjadi musisi rock duta kampanye Pinktober untuk menggalang dana bagi kegiatan yang berhubungan dengan kanker payudara.

LEAVE A REPLY